Selasa, 04 Januari 2011

keuntungan stimulasi otak tengah


Keuntungan Stimulasi Otak Tengah

Kita sering mendengar tentang otak tengah (midbrain) atau menstimulasi otak tengah atau mengaktifkan otak tengah dan kalimat-kalimat lain yang berhubungan dengan otak tengah. Begitu banyak istilah yang membicarakan tentang otak tengah. Itu menandakan bahwa menstimulasi atau mengaktifkan otak tengah memiliki banyak manfaat untuk diri kita. Mari kita bahas beberapa manfaat dari stimulasi otak tengah ini.

Berdasarkan ilmu Neuro-Anatomi, otak terdiri atas beberapa bagian, yaitu :
- Prosencephalon (forebrain), disebut juga otak bagian depan, merupakan bagian otak terbesar, terdiri atas kedua belahan otak atau hemisfer kiri dan kanan, talamus dan hipotalamus.
- Rhombencephalon (hindbrain), disebut juga otak belakang, terdiri atas pons, medulla oblongata, dan serebelum (otak kecil).
- Mesencephalon (midbrain), disebut juga otak tengah, ukurannya kecil, menghubungkan otak depan (forebrain) dan otak belakang (hindbrain).

Otak tengah (midbrain) secara anatomi adalah bagian penghubung otak depan dengan otak belakang. Otak tengah adalah perlintasan arus elektrik dan zat-zat neurokimiawi dari batang otak menuju otak besar. Gangguan pada daerah ini bisa mengakibatkan terganggunya kesadaran. Fungsi-fungsi kecerdasan otak berpusat pada otak besar dan dibantu otak kecil (yang dikenal dengan nama saras kortiko serebelar)

Otak tengah adalah jembatan yang menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan. Dengan mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun otak kanan berfungsi dengan optimal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semula.

Fungsi otak kiri adalah untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain sebagainya.

Sedangkan otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.

Fungsi otak tengah yang telah teraktivasi adalah untuk mengatur keseimbangan hormone,meningkatkan kemampuan mengasihi orang lain, meningkatkan daya ingat, meningkatkan kemampuan inovasi dan kreatifitas, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kemampuan fisik dalam berolahraga, meningkatkan keseimbangan otak kanan dan otak kiri, dan meningkatkan daya intuisi.

Otak tengah dapat menggabungkan kemampuan logis otak kiri dan kemampuan intuisi otak kanan menjadi suatu intuisi yang sangat tepat. Seorang anak yang telah diaktifkan otak tengahnya akan mempunyai kemampuan intuisi yang lebih baik. Dengan latihan yang cukup lama dan intensitas yang cukup, ia dapat memprediksi.

Manfaat lain aktifnya otak tengah, anak akan memiliki akses yang mudah ke otak kiri dan kanan. Sehingga mereka lebih mudah belajar, membaca, dan menghafal benda-benda lebih cepat. Konsentrasi, daya ingat, kreativitas, dan karakter yang positif pun turut berkembang. "Anak akan lebih termotivasi," kata dokter Hendryk Timur, master -peng-aktifan otak tengah GMC Serpong.

Sumber:
Buku Dahsyatnya Otak Tengah – Hartono Sangkanparan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar