Jumat, 05 Oktober 2012

HUBUNGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DAN KOGNISI MANUSIA

Tugas softskill 2
Sistem Informasi Psikologi
Putri Uswatul Khasanah (4PA01/16509360)

Jelaskan tentang Arsitektur Komputer, Kognisi Manusia, dan apa hubungan dari AI dan Kognisi Manusia tersebut.

ARSITEKTUR KOMPUTER

1.    Pengertian Arsitektur Komputer
Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.

Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Arsitektur disini dapat didefinisikan sebagai gaya konstruksi dan organisasi dari komponen-komponen sistem komputer. Walaupun elemen-elemen dasar komputer pada hakekatnya sama atau hampir semuanya komputer digital, namun terdapat variasi dalam konstruksinya yang merefleksikan cara penggunaan komputer yang berbeda.

2.    Evolusi Arsitektur
Disini kita membahas mengenai evolusi arsitektur pada komputer. Arsitektur dari komputer sendiri merupakan suatu susunan atau rancangan dari komputer tersebut sehingga membentuk suatu kesatuan yang dinamakan komputer. Komputer sendiri berevolusi dengan cepat mulai dari generasi pertama hingga sekarang. Evolusi sendiri didasarkan pada fungsi atau kegunaanya dalam kehidupan. Evolusi pada komputer sendiri ada karena keinginan atau hal yang dibutuhkan manusia itu sendiri. Sekarang ini komputer sudah dapat melakaukan perintah yang sulit sekalipun tidak seperti dulu yang hanya bisa melakukan yang sederhana saja. Itulah yang dinamakan evolusi arsitektur yaitu perubahan bentuk juga fungsi dan kemampuannya.

3.    Klasifikasi Arsitektur
Pada komputer terdapat berbagai klasifikasinya dalam hal apapun. Setiap komputer tentunya memilik klasifikasi masing-masing. Disini membahas mengenai klasifikasi arsitekturnya menurut Von Neumann dan Non Von Neumann.
Kriteria mesin Von Neumann :
a.    Mempunyai subsistem hardware dasar yaitu sebuah CPU, sebuah memori dan sebuah I/O sistem
b.    Merupakan stored-program computer
c.    Menjalankan instruksi secara berurutan
d.    Mempunyai jalur (path) bus antara memori dan CPU
Pada tahun 1966, Flyyn mengklasifikasikan arsitektur komputer berdasarkan sifatnya yaitu :
1)    Jumlah prosesor
2)    Jumlah program yang dapat dijalankan
3)    Struktur memori

4.    Tingkatan Dalam Arsitektur Komputer

Ada sejumlah tingkatan dalam konstruksi dan organisasi sistem komputer. Perbedaan paling sederhana diantara tingkatan tersebut adalah perbedaan antara hardware dan software.
a)    Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer
Pada tingkatan ini Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardware ini mendukung software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.
 
                                                     Tingkatan dasar arsitektur komputer
b)    Multilayerd Machine
Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas beberapa layer hardware.
Berikut tingkatan layer tersebut :

Keterangan :
1.    Physical  Device Layer
Merupakan komponen elektrik dan elektronik yang sangat penting
2.    Digital Logic Layer
Elemen pada tingkatan ini dapat menyimpan,memanipulasi, dan mentransmisi data dalam bentuk represeotasi biner sederhana.
3.    Microprogrammed Layer
Menginterprestasikan instruksi bahasa mesin dari layer mesin dan secaa langsung menyebabkan elemen logika digital menjalankan operasi yang dikehendaki. Maka sebenarnya ia adalah prosesor inner yang sangat mendasar dan dikendalikan oleh instruksi program kontrol primitifnya sendiri  yang disangga dalam ROM innernya sendiri. Instruksi program ini disebut mikrokode dan program kontrolnya disebut mikroprogram.
4.    Machine Layer
Adalah tingkatam yang paling bawah dimana program dapat dituliskan dan memang hanya instruksi  bahasa mesin yang dapat diinterprestasikan secara langsung oleh hardware.
5.    Operating System Layer
Mengontrol cara yang dilakukan oleh semua software dalam menggunakan hardware yang mendasari (underlying) dan juga menyembunyikan kompleksitas hardware dari software lain dengan cara memberikan fasilitasnya sendiri yang memungkinkan software menggunakan hardware tersebut secara lebih mudah.
6.    Higher Order Software Layer
Mencakup semua program dalam bahasa selain bahasa mesin yang memerlukan penerjemahan ke dalam kode mesin sebelum mereka dapat dijalankan. Ketika diterjemahkan program seperti itu akan mengandalkan pada fasilitas sistem operasi yang mendasari maupun instruksi-instruksi mesin mereka sendiri.
7.    Applications Layer
Adalah bahasa komputer seperti yang dilihat oleh end-user.
5.    Struktur Dasar Komputer Dan Organisasi Komputer
Terdapat empat struktur utama:
1. Central Processing Unit (CPU), berfungsi sebagai pengontrol operasi komputer dan pusat pengolahan fungsi – fungsi komputer.
2. Main Memory , berfungsi sebagai penyimpan data.
3. I/O, berfungsi memindahkan data dari/ke lingkungan luar atau perangkat lainnya.
4. System Interconnection, berfungsi sebagai sistem yang menghubungkan CPU, memori utama dan I/O.

Pemrosesan data (Inggris: data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama, pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.

6.    Unit Struktur Dasar Sistem Komputer
Suatu sistem komputer terdiri dari lima unit struktur dasar, yaitu:
•    Unit masukan (Input Unit) yaitu dimana terdapat perintah atau instruksi yang dilakukan kepada komputer oleh pengguna
•    Unit kontrol (Control Unit) merupakan suatu unit yang berfungsi untuk mengontrol atau mengendalikan semua yang terdapat dalam komputer
•    Unit logika dan aritmatika (Arithmetic & Logical Unit / ALU) adalah suatu unit dimana berisi fungsi-fungsi logika dan matematika atau perhitungan
•    Unit memori/penyimpanan (Memory / Storage Unit) yaitu unit penyimpanan dana yang dilakukan komputer
•    Unit keluaran (Output Unit) merupakan suatu hasil yang diharapkan dari suatu inputan yang telah dimasukkan

KOGNISI MANUSIA
1.    PENGERTIAN
Kognisi adalah kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu.
 
Kognisi merupakan sesuatu yang diakukan organisme dan khususnya dilakukan oleh manusia.
 
Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau inteligensi. Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, di antaranya adalah psikologi, filsafat, komunikasi, neurosains, serta kecerdasan buatan.
Istilah kognisi berasal dari bahasa Latin cognoscere yang artinya mengetahui. Kognisi dapat pula diartikan sebagai pemahaman terhadap pengetahuan atau kemampuan untuk memperoleh pengetahuan.
Kognisi dipahami sebagai proses mental karena kognisi mencermikan pemikiran dan tidak dapat diamati secara langsung. Oleh karena itu kognisi tidak dapat diukur secara langsung, namun melalui perilaku yang ditampilkan dan dapat diamati
 
Proses kognitif menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia dengan informasi yang telah disimpan diingatan jangka panjang. Kedua informasi tersebut diolah diingatan kerja yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan informasi. Kapabilitas pengolahan ini dibatasi oleh kapasitas ingatan kerja dan faktor waktu. Proses selanjutnya adalah pelaksanaan tindakan yang telah dipilih. Tindakan dilakukan mencakup proses kognitif dan proses fisik dengan anggota tubuh manusia (jari, tangan, kaki, dan suara). Tindakan dapat juga berupa tindakan pasif, yaitu melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya.
 
Sistem kognisi terdiri dari lima proses mental, yaitu: memahami, mengevaluasi, merencanakan, memilih, dan berpikir. Proses memahami adalah proses menginterpretasi atau menentukan arti dari aspek tertentu yang terdapat dalam sebuah lingkungan. mengevaluasi berarti menentukan apakah sebuah aspek dalam lingkungan tertentu itu baik atau buruk, positif atau negatif, disukai atau tidak disukai. Merencanakan berarti menentukan bagaimana memecahkan sebuah masalah untuk mencapai suatu tujuan. Memilih berarti membandingkan alternatif solusi dari sebuah masalah dan menentukan alternatif terbaik, sedangkan berpikir adalah aktifitas kognisi yang terjadi dalam ke empat proses yang disebutkan sebelumnya.
 
Para psikologi Gestalt menyatakan bahwa manusia tidak memberikan respons kepada stimuli secara otomatis. Manusia adalah organisme aktif yang menafsirkan dan bahkan mendistorsi lingkungan. Sebelum memberikan respons, manusia menangkap dulu ”pola” stimuli secara keseluruhan dalam satuan-satuan yang bermakna. Perilaku manusia dipandang sebagai produk strategi pengolahan informasi yang rasional, yang mengarahkan penyandian, penyimpanan, dan pemanggilan informasi.

2.    FUNGSI-FUNGSI KOGNISI
a.    Atensi dan kesadaran
Atensi adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia. Informasi didapatkan dari penginderaan, ingatan dan proses kognitif lainnya. Atensi terbagi menjadi atensi terpilih (selective attention)dan atensi terbagi (divided attention). Kesadaran meliputi perasaan sadar maupun hal yang disadari yang mungkin merupakan fokus dari atensi.
b.    Persepsi
Persepsi adalah rangkaian proses pada saat mengenali, mengatur dan memahami sensasi dari panca indera yang diterima dari rangsang lingkungan. Dalam kognisi rangsang visual memegang peranan penting dalam membentuk persepsi. Proses kognif biasanya dimulai dari persepsi yang menyediakan data untuk diolah oleh kognisi.
c.    Ingatan
Ingatan adalah saat manusia mempertahankan dan menggambarkan pengalaman masa lalunya dan menggunakan hal tersebut sebagai sumber informasi saat ini. Proses dari mengingat adalah menyimpan suatu informasi, mempertahankan dan memanggil kembali informasi tersebut. Ingatan terbagi dua menjadi ingatan implisit dan eksplisit. Proses tradisional dari mengingat melalui pendataan penginderaan, ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.
d.    Bahasa
Bahasa adalah menggunakan pemahaman terhadap kombinasi kata dengan tujuan untuk berkomunikasi. Adanya bahasa membantu manusia untuk berkomunikasi dan menggunakan simbol untuk berpikir hal-hal yang abstrak dan tidak diperoleh melalui penginderaan. Dalam mempelajari interaksi pemikiran manusia dan bahasa dikembangkanlah cabang ilmu psikolinguistik
e.    Pemecahan masalah dan kreativitas
Pemecahan masalah adalah upaya untuk mengatasi hambatan yang menghalangi terselesaikannya suatu masalah atau tugas. Upaya ini melibatkan proses kreativitas yang menghasilkan suatu jalan penyelesaian masalah yang orisinil dan berguna.
f.    Pengambilan keputusan dan penalaran
Dalam melakukan pengambilan keputusan manusia selalu mempertimbangkan penilaian yang dimilikinya. Misalnya seseorang membeli motor berwarna merah karena kepentingan mobilitasnya, dan kesenangannya terhadap warna merah. Proses dari pengambilan keputusan ini melibatkan banyak pilihan. Untuk itu manusia menggunakan penalaran untuk mengambil keputusan. penalaran adalah proses evaluasi dengan menggunakan pembayangan dari prinsip-prinsip yang ada dan fakta-fakta yang tersedia. Penalaran dibagi menjadi dua jenis yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif

3.    MODEL DALAM KOGNISI MANUSIA
Ada tiga model yang digunakan untuk menjelaskan kognisi manusia, yaitu:
a.    Model Pemrosesan Informasi
Adapun ciri-ciri model pemrosesan informasi:
a.    Proses mental dapat dipahami dengan membandingkannya dengan bekerja nya sebuah komputer
b.    Proses mental dapat ditafsirkan sebagai pergerakan maju informasi didalam sistem dalam serangkaian tahapan, mulai dari stimulus sampai dengan respon.
b.    Model koneksionisme
Model koneksionisme biasa disebut dengan pemrosesan yang terdistribusi secara paralel. Model PDP juga sering disebut dengan neuronetwork system. Model PDP memakai otak manusia sebagai metapora dalam menggambarkan pikiran manusia. Seperti halnya otak manusia yang terdiri dari sejumlah jaringan neuron, maka menurut model PDP, kognisi manusia digambarkan sebagai jaringan unit yang menyerupai neuron. Setiap unit kognisi akan saling berhubungan dan terorganisir kedalam satu modul. Setiap modul akan menerima input dari modul lain atau mengirimkan output ke modul lain. Satu modul dapat membuat modul lain menjadi aktif, namun sebuah modul juga dapat menghambat kerja modul lain.
c.    Model teori evolusi
Solso (2001) menggambarkan psikologi kognitif evolusioner sebagai psikologi yang berdasarkan pada pemikiran evolusi biologis dan kekuatan lingkungan universal dalam menerangkan seluruh kognisi termasuk struktur otak. Hal itu berarti bahwa sensasi, persepsi, rekognisi pola, bahasa, pemecahan masalah dan semua dalam psikologi kognitif ditafsirkan dari segi biologis dan sejarah evolusi spesies.
4.    Dua sistem yang mengatur kognitif
1.    Skema → antar sistem yang terpadu dan tergabung
2.    Adaptasi, terdiri dari asimilasi dan akomodasi.
o    Asimilasi terjadi pada objek yang meliputi biologis (refleksi, keterbatasan kemampuan dll) dan kognitif (menggabungkan sesuatu yang sudah diperoleh)
o    Akomodasi terjadi pada subjek
 
HUBUNGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DENGAN KOGNISI MANUSIA.
Berdasarkan penjelasan yang telah dijabarkan diatas, hubungan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia adalah, persamaan dalam sistem informasi yang ada di dalamnya.
Dalam sebuah komputer, terdapat CPU yang bertugas sebagai pengontrol segala aktivitas dalam suatu komputer, RAM dan ROM sebagai tempat penyimpanan informasi, unit input/output, dan sistem interkoneksi yang menghubungkan CPU dengan Memory storage serta I/O. Urutan pemrosesan informasinya adalah pertama-tama informasi atau data diinput, kemudian I/O yang berperan sebagai memindahkan data dari/ke lingkungan luar atau perangkat lainnya melakukan tugasnya. Kemudian input tersebut diproses dalam CPU dengan komponen sistem nya (termasuk unit storage), lalu kemudian informasi yang dibutuhkan akan dikeluarkan melalui unit output.
Begitupula dengan kognisi manusia. Kognisi adalah suatu pemprosesan informasi yang terjadi didalam otak manusia. Jika ingin disamakan dengan sistem komputer, otak adalah CPU dari manusia. Data yang berupa stimulus masuk melalui unit input yaitu panca indera, kemudian diproses dalm otak dengan proses kognisi yang dilakukan sistem syaraf beserta komponennya didalam otak, lalu kemudian di keluarkan melalui unit outputnya yang berupa prilaku dan bahasa. 
Kemudian, dengan persamaan sistem pemprosesan informasi tersebut, manusia dapat memuat suatu aplikasi atau peralatan yang dapat membantu kegiatan manusia, bahkan benda yang memiliki kesamaan hampir 100% dengan manusia, seperti robot misalnya, yang dapat menjadi asisten manusia dalam kesehariannya.

Sumber:
http://adisupe.files.wordpress.com/2010/07/modul_1_-_pengenalan_ask.pdf
http://journal.mercubuana.ac.id/data/ARSITEKTUR%20%20KOMPUTER1.doc
http://id.wikipedia.org/wiki/Kognisi
http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
http://ozygazebo.blogspot.com/2011/10/arsitektur-komputer.html
http://radmarssy.wordpress.com/2007/02/07/struktur-dasar-komputer/
http://gamapermana80.blogspot.com/2011/10/organisasi-dan-arsitektur-komputer.html
http://jurusankomunikasi.blogspot.com/2009/03/konsep-manusia-kognitif-dan-humanistik.html
http://omalif.tumblr.com/post/26394364372

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar